AGROWISATA SEBAGAI PARIWISATA ALTERNATIF DI INDONESIA Solusi Masif Pengentasan Kemiskinan

I GUSTI BAGUS RAI UTAMA, SE., MMA., MA.

AGROWISATA SEBAGAI PARIWISATA ALTERNATIF DI INDONESIA

Solusi Masif Pengentasan Kemiskinan

PRAKATA

 

Salam Sejahtera,

 

Terimakasih saya ucapkan kepada banyak pihak yang telah berkontribusi secara langsung maupun tidak langsung untuk terbitnya buku agrowisata ini. Di tengah perdebatan yang cukup panjang dan lama, istilah agrowisata belum menemukan definisi yang ideal sehingga tercetuslah untuk menulis buku ini.

Penulis menyakini bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan agrowisata karena citra Indonesia cukup kuat pada bidang pertanian. Perubahan konsep budidaya pertanian menjadi konsep agribisnis telah memungkinkan bidang pertanian berkolaborasi dengan bidang lainnya dengan harapan kolaborasi tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Derasnya globalisasi memaksa sector pertanian Indonesia harus bersaing dengan Negara lain secara terbuka dalam pasar internasional. Pariwisata diyakini akan menjadi pemasaran langsung dan juga menjadi perangsang bagi masyarakat tidak ragu lagi menggantungkan hidupnya pada sector pertanian. Agrowisata juga diyakini sebagai pariwisata alternative yang bertanggung jawab, pro konservasi dan  preservasi terhadap sumberdaya alam.

Berdasarkan alasan tersebutlah buku AGROWISATA SEBAGAI PARIWISATA ALTERNATIF INDONESIA akhirnya dikompilasi dan ditulis kembali. Jika agrowisata dikembangkan secara massif, maka diyakini usaha pengentasan kemiskinan dapat dilakukan secara massif karena sebagian besar masyarakat miskin adalah kaum tani.

 

 

Denpasar, April 2012

Penulis,

 

 

I Gusti Bagus Rai Utama, SE., MMA., MA.

DAFTAR PUSTAKA

 

AGROWISATA SEBAGAI PARIWISATA ALTERNATIF DI INDONESIA.. 0

PRAKATA.. 1

BAB I 4

PEMBANGUNAN PARIWISATA BERKELANJUTAN.. 4

BAB II 8

PRINSIP-PRINSIP PEMBANGUNAN PARIWISATA BERKELANJUTAN.. 8

BAB III 16

TINGKATKAN CITRA INDONESIA SEBAGAI NEGARA AGRARIS. 16

3.1. Pertanian adalah Citra Indonesia. 16

3.2. Membangun Citra Pertanian melalui Agrowisata Indonesia. 20

3.3. Membangun Persepsi Wisatawan. 22

3.4. Motivasi Wisatawan untuk Berwisata. 23

3.5. Faktor-faktor Pendorong Wisatawan untuk Berwisata. 24

3.6. Faktor-faktor Penarik (Daya Tarik Objek Wisata). 25

BAB IV.. 27

DEFINISI AGROWISATA DARI PERSPEKTIF PERTANIAN.. 27

BAB V.. 32

DEFINISI AGROWISATA DARI PERSPEKTIF PARIWISATA.. 32

BAB VI 39

DEFINISI AGROWISATA DARI BERBAGAI PERSPEKTIF. 39

BAB VII 45

PENAWARAN DAN PERMINTAAN AGROWISATA.. 45

BAB VIII 49

KONDISI AGROWISATA DI INDONESIA.. 49

BAB IX. 60

MODEL IDEAL AGROWISATA INDONESIA.. 60

BAB X. 66

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DINAMIKA AGROWISATA.. 66

BAB XI 72

SISI POSITIF DAN SISI NEGATIF AGROWISATA.. 72

BAB XII 77

POTENSI PENGEMBANGAN AGROWISATA DI INDONESIA.. 77

BAB XIII 84

AGROWISATA ADALAH BENTUK PARIWISATA YANG BERKUALITAS DAN BERKELANJUTAN.. 84

BAB. XIV.. 92

POTENSI AGROWISATA SEBUAH STUDI KASUS DESA-DESA DI BALI 92

1.          Desa Bayung Gede, Kintamani, Bali 92

Anggapan Warga Desa Bayung Gede tentang Agrowisata. 93

2.          Desa Candikuning, Baturiti , Tabanan,  Bali 95

Anggapan Warga Desa Candikuning tentang Agrowisata. 96

3.          Desa Wisata Blimbingsari, Jembrana, Bali 98

Anggapan Warga Desa Blimbingsari tentang Agrowisata. 99

4.          Desa Pelaga, Badung, Bali 101

Anggapan Warga Desa Pelaga tentang Agrowisata. 102

DAFTAR PUSTAKA.. 104

BIODATA PENULIS. 110

 

About raiutama

igustibagusraiutama@gmail.com
This entry was posted in Journal. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s