PEMANFAATAN KEBUN RAYA SEBAGAI TAMAN REKREASI: ANTARA KEPENTINGAN EKONOMI DAN PELESTARIAN ALAM

Kebun Raya Bali semula hanyalah lembaga konservasi tumbuhan telah berkembang menjadi objek wisata yang menawan dan menarik. Untuk mendapatkan informasi perkembangan Kebun Raya Bali, penelitian ini merumuskan masalah sebagai berikut: (1) bagaimanakah karakteristik wisatawan?; (2) bagaimanakah persepsi wisatawan terhadap Kebun Raya Bali?; (3) faktor-faktor apa sajakah yang mendorong dan memotivasi wisatawan untuk berkunjung?; (4) faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi wisatawan berkunjung ke Kebun Raya Bali?.
Penelitian ini menggunakan metode survey dengan 88 responden sebagai sampel. Instrumen dalam pengumpulan data berupa angket, pengolahan data dilakukan dengan alat analisis sederhana statistik deskriptif, uji beda data berpasangan dengan Wilcoxon signed rank, dan analisis faktor untuk menentukan faktor-faktor yang berpengaruh pada Kebun Raya Bali.
Hasil penelitian ini adalah: (1) wisatawan yang mengunjungi Kebun Raya Bali ditinjau dari berbagai aspek, didominasi oleh, wisatawan nusantara, mahasiswa dan pegawai swasta, kelompok umur antara 20 sampai 40 tahun, wisatawan sering atau telah berulangkali berkunjung, laki-laki lebih banyak daripada perempuan; (2) wisatawan yang mengunjungi Kebun Raya Bali terdorong dan termotivasi karena faktor relaxation, escape, strengthening family bond dan play sebagai faktor pendorong kategori sangat kuat. Faktor pendorong kedua adalah social interaction, prestice, educational opportunity, dan wish fulfillment sebagai faktor pendorong kategori kuat. Sedangkan faktor romance, dan self fulfillment sebagai faktor pendorong kategori lemah; (3) terdapat lima faktor yang berpengaruh di Kebun Raya Bali, yakni faktor tariff dan pelayanan, faktor atraksi alam, faktor aksesibilitas, faktor situasi, dan faktor fasilitas.
Beberapa saran yang diperkirakan dapat bermanfaat bagi pengelola Kebun Raya Bali adalah: (1) sebaiknya mempertimbangkan dan memperhatikan karakteristik wisatawan dalam melakukan diversifikasi kebun raya; (2) memperhatikan faktor pendorong wisatawan yang berkunjung agar wisatawan datang sesuai dengan harapan wisatawan; (3) sebaiknya mempertimbangkan lima faktor yang terbentuk dalam melakukan pengelolaan, pelestarian, dan pemanfaatan kebun raya, sehingga kebun raya ini akan tetap menjadi tujuan masyarakat dalam melakukan rekreasi.
PEMANFAATAN KEBUN RAYA SEBAGAI TAMAN REKREASI: ANTARA KEPENTINGAN EKONOMI DAN PELESTARIAN ALAM. Available from: https://www.researchgate.net/publication/275028037_PEMANFAATAN_KEBUN_RAYA_SEBAGAI_TAMAN_REKREASI_ANTARA_KEPENTINGAN_EKONOMI_DAN_PELESTARIAN_ALAM [accessed Apr 20, 2015].

About raiutama

igustibagusraiutama@gmail.com
This entry was posted in Journal. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s